Monday, November 5, 2018

ELEGI

Aku ingin mengingatmu lagi. Karena di saat itu aku mendapatkan yang terbaik dari diriku. Walau kau tak di sampingku.

Aku bisa menggantimu dengan yang lain, tapi itu takkan sama dengan dirimu.

Kau pernah berkata tentang kehilangan, "berdirilah lagi bila kau jatuh, lalu lanjutkan. Dengan begitu kau akan tahu bagaimana menghadapinya lagi nanti."

Wednesday, July 18, 2018

Mengatasi lampu HID projector redup

Kebetulan terjadi sekaligus pada saat sorot lampu redup. Setelah dilihat ternyata bohlam HID redup. Jadilah beli bohlam baru merek Yeaky yang harganya lumayan nguras kantong. Tapi setelah diganti pun performa hanya naik 1,5x dari sebelum ganti. Sehingga membuat penasaran, apa yang menyebabkan performa lampu projector yang seharusnya terang benderang tapi ternyata kalah terang dengan lampu motor yang kiproknya bermasalah. Akhirnya diputuskan untuk operasi rumah lampu.

foto awal nggak ada, tapi kurang dari kayak gini lah kondisi awal ketika liat dari luar pas malam hari.

bohlam yang dibeli

Langkah pertama, copot rumah lampu dari body mobil. Kemudian kupas sealant yang ada di pinggir mika lampu. Kemudian, berhubung hairdryer di rumah hilang, sebagai pengganti pemanas untuk membuka mika lampu digunakan air panas. Air panas???? Iya, air panas. Jadi, air panas bisa sebagai pengganti heatgun atau hairdryer untuk membuka mika lampu. Air panas juga bisa dipakai untuk "pijat/urut" bumper yang penyok. Tidak berlaku jika sobek. Menggunakan air memang beresiko basah, tapi ya berhubung kepepet ga ada heatgun ato hairdryer jadinya ya pakai air panas.



 

 
Setelah mika dan rumah lampu bercerai, berikutnya adalah mencopot projector. Awalnya mengalami kesulitan karena seret. Cukup semprot WD40 dan beres, seretnya hilang membuka jadi lebih mudah. Lalu setelah itu projector dipreteli. Apa yang terlihat ternyata benar, performa lampu kenapa jauh menurun: mangkok projector bruntusan parah.

setelah dipreteli. ini cuma sebelah doang, sebelahnya lebih parah.

Berhubung low budget, jadi opsi beli projie baru ga masuk. Brosing2 ketemu beberapa solusi untuk mengatasi mangkok projie yang permukaannya bruntusan:


1. Krom ulang. Menjadi ga masuk akal karena ternyata untuk krom ulang, bengkel krom yang disambangi ogah melakukan. Hal ini karena bahan dasar mangkok projie yang dari bahan aluminium atau babet. Jika bahan berupa aluminium alloy bisa jadi pertimbangan bengkel krom. Baca2 lagi ternyata proses krom dari bahan babet lebih sulit daripada besi atau plastik. Jika dipaksakan bahan babet dikrom maka harus mengalami 4x proses (pembersihan, pelapisan dasar tembaga, krom, finishing) selain proses pengerjaan lama dan harganya pun ga murah per buahnya. Bahan paling mudah untuk dikrom adalah besi, kemudian plastik. Bahan paling eksotis dan paling bagus adalah stainless. Bahan besi bisa mempunyai hasil seperti stainless jika pakai proses hardkrom.

2. Semprot cat krom. Ada 2 pilihan, spray paint real chrome dan spray paint like chrome. Brosing2 lagi, dan harga cat krom beneran ternyata fantastis. Sekali lagi coret dari daftar. Maka jatuh pada pilihan spray paint like chrome, cat semprot mirip krom. Ke ACEhardware cari cat semprot dengan hasil yang lumayan dilihat dari tutupnya. Pilihan jatuh pada Dupont Dupli-color Automotive Chrome. Setelah lihat dari yutup cat London RJ dan merek lain (lupa) hasilnya burek dan hasil paling bagus cat yg ada dipasaran ya Dupont. Pilihan cat semprot juga karena dari 2 sumber bacaan orang ngoprek reflektor menyarankan pakai cat semprot karena tukang reparasi lampu juga pake cat semprot krom. Pada saat tes semprot pada pantat panci, ternyata nggak seperti yang dibayangkan. Hasilnya ternyata silver! Ketika ditutup dengan clear coat Propan Zebra kemudian dipanaskan hasilnya cemerlang. Tapi bertolak belakang ketika tidak dipanaskan, ampas, clear coat-nya crack ketika kering bahkan ketika dilapis 3x. Hasil lebih bagus ditunjukkan oleh Samurai Clear C1, tanpa dipanaskan hasilnya bright, dan ketika dipanaskan hasilnya wetlook. Tetapi berhubung hasilnya tidak mendekati krom, hanya silver bright, jadi ga bisa disemprotkan ke mangkok projie. Maka pilihan jatuh pada....

3. Aluminium chrome tape. Yang ternyata menjadi pilihan paling murah dari semua dan cukup memuaskan. 1 rol ditebus seharga 38ribu rupiah, ambil produk yang paling tipis dan paling cling. Walaupun ada bad side nya, harus telaten memotong/gunting dan ga boleh ada gelembung. Nempelnya harus hati2 karena jika terjadi gelembung maka ga beda dengan bruntusan. Terbukti ketika diuji-cobakan pada pantat panci dan dipanaskan. Gelembung yang terperangkap menyebabkan bruntusan. Setelah ditempelkan pada bagian dalam mangkok projie yang prosesnya melelahkan maka tampak hasilnya cukup memuaskan. Ketika diaplikasikan pada reflektor asli, hampir nggak ada bedanya dengan krom aslinya, sekitar 90%. Perbedaannya terlihat ketika diamati pada pantulan garis, krom asli akan memperlihatkan garis tegas, almu tape tidak, garis terlihat cuma agak buram.

Aluminium tape

Setelah semua proses pembersihan mangkok, lampu angel eyes dan lensa maka masuk pada proses perakitan ulang. Sebelum dirakit ulang maka bagian2 lain dibersihkan, dipoles dan dilapis clear coat. Pada bagian mika, maksudnya untuk menghilangkan retak rambut, tapi ternyata memberikan hasil diluar dugaan. Pada tes cat permukaan mika, menggunakan Propan Zebra hasil sangat buruk, ampas. 4 lapis aplikasi pecah pada tiap lapisannya. Sehingga mika lampu nggak tembus pandang, buram. Hasil ini memaksa saya harus mengamplas ulang guna menghilangkan lapisan semprot Zebra. Hasil berbeda ditunjukkan oleh Samurai Clear C1, hasilnya tembus pandang dan retak rambut sangat jauh berkurang. Untuk lebih memberikan hasil yang lebih baik, mika dipoles menggunakan Autosol, aplikasi beberapa kali hingga dapat hasil yang diinginkan.


sebelum dipoles

Setelah semua selesai re-assembly maka hasilnya cukup mengagetkan. Hasil sorotan lampu lebih terang 3x dari sebelumnya.

Hasil yang didapat cukup memuaskan

Mungkin muncul pertanyaan, kenapa tes semprot dilakukan di pantat panci? Jawabannya adalah, selain tes semprot untuk melihat hasil/warna, juga sekaligus simulasi panas. Mangkok projie pasti akan panas ketika bohlam menyala. Maka perlu diketahui bagaimana kondisi dari material yang dipakai untuk rekondisi mangkok projie.

DC:
1. Propan Zebra clear coat (25)
2. Dupont Dupli-color (125)
3. Autosol (25)
4. Aluminum Chrome tape (38)
5. Sealant kaca(16)
6. amplas 800 (8)
7. amplas 1500 (8)

Bahan lain yang ga masuk DC adalah bahan sisaan yg ada di gudang.

Friday, December 8, 2017

Percobaan menambahkan Minyak Goreng pada mesin 4langkah

Percobaan ini diinspirasi secara tidak sengaja ketika membaca sebuah blog yang membahas ide nyeleneh mengenai penambahan aditif oli berupa minyak goreng yang dicampurkan langsung ke dalam mesin.

Dalam blog tersebut dijelaskan kekuatan dan kelemahan dari penambahan aditif tersebut. Juga untuk mendukung ide tersebut, dikutip pula beberapa rujukan ilmiah hasil penelitian, testimoni dari pemakai mulai dari sekedar penambahan hingga sepenuhnya menggunakan minyak goreng sebagai pelumas mesin.

Penulis blog tersebut akhirnya menambahkan minyak goreng pada kendaraannya berupa sepeda motor baik yang matic ataupun yang menggunakan kopling basah. Sebelum melakukan percobaan yang serupa, gw melakukan beberapa telusuran mengenai penggunaan minyak nabati dalam hal ini minyak sawit. Hal ini karena dalam hasil telusuran didapati beberapa jenis minyak nabati selain minyak sawit diantaranya minyak kelapa, minyak castor dan juga adanya keraguan untuk melakukan percobaan.

Setelah beberapa bacaan, gw memutuskan untuk menggunakan minyak sawit yang telah diproses dan mudah didapatkan. Keputusan didasarkan pada beberapa kondisi diantaranya;
- Minyak sawit lebih murah dan mudah didapatkan dibandingkan dengan minyak kelapa.
- Minyak sawit tidak mudah beku pada suhu dibawah 20'c. Tidak seperti minyak kelapa yang akan mulai membeku pada suhu tersebut.
- Minyak sawit menurut gw lebih lama teroksidasi daripada minyak kelapa walaupun untuk kekuatan pembentukan film dan film strength lebih baik terhadap gesekan. Hal ini didasarkan pada pengamatan langsung pada minyak yang dalam kondisi terbuka dalam suhu ruangan (dapur). Minyak kelapa lebih cepat berjamur dibandingkan dengan minyak sawit.

Dari sumber-sumber bacaan juga disebutkan penggunaan minyak sawit yang bervariasi jumlahnya mulai dari 2, 5, 10 hingga 50 persen. Tetapi didapatkan simpulan sementara gw dari beberapa sumber bacaan yang menandakan jumlah ideal penambahan minyak sawit berada pada kisaran 5-10 persen dari jumlah oli yang digunakan. Dari referensi juga ditunjukkan adanya tanda terbentuknya sludge/endapan tergantung pada jumlah persentase minyak yang digunakan. Diingatkan juga bahwa penggunaan minyak nabati tidak cocok untuk pengguna bertipe longdrain karena sifat minyak nabati yang mudah teroksidasi. Hal ini diperkuat oleh testimoni teman yang bertipe longdrain yang menggunakan ide yang sama pada mesin Yamaha Scorpio yang menghasilkan sludge dalam blok mesin.

Data spesifikasi percobaan menggunakan mesin kendaraan 7KE dengan modifikasi sederhana pada kabel pengapian dan penambahan water injection, cold air intake dan hydrogen crack system tanpa ada modifikasi lainnya pada jeroan mesin. ECU di-reset. Pelumas menggunakan oli dengan kekentalan SAE 15W-40 yang telah digunakan sejauh 3770 km dengan periode penggantian setiap 5000 km. Ini berarti tersisa 1230 km sampai dengan masa penggantian oli berikutnya.

Untuk mencoba mendapatkan hasil positif tetapi dengan resiko terkecil maka dipilih sejumlah 150ml yaitu kurang lebih 4% dari jumlah oli terpakai sebanyak 3,5ltr. Dari pertimbangan-pertimbangan tersebut, maka dimulailah percobaannya.

Sumber bacaan:
- Implementasi dan dasar teori trik sesat minyak goreng sebagai aditif
- Tribology
- Pengaruh penambahan persentasi minyak kopra, kopra komersil dan minyak sawit terhadap sifat tribologi pada oli SAE 40
- PALM OIL AND MINERAL OIL BASED LUBRICANTS - Their tribological and emission performance. 
- Experimental investigation on usage of palm oil as lubricant to subtitute mineral oil in CI engines
- Experimental investigation of coconut and palm oils as lubricants in four-stroke engine
- The oxidation effect on palm oil based lubricant using four - ball tribotester
- Pam oil methyl esters as lubricant additive in a small diesel engine

Catatan percobaan
24 November.
Mulai dimasukkan minyak goreng yang tersedia, yakni merk Tropical. Sebelum dimasukkan, mesin dinyalakan selama kurang lebih 3 menit lalu dimatikan. Kemudian setelah dimasukkan, mesin dinyalakan kembali dalam kondisi stasioner selama kurang lebih 20 menit. Secara perlahan suara mesin menjadi semakin halus. Lalu kendaraan dikendarai sejauh 3 km lalu kembali ke rumah.

25 November.
Update:
- Suara masih halus
- RPM gain menjadi lebih mudah dari sebelumnya
- Vibrasi mesin masih belum ada perubahan
- Tenaga pada rentang rpm 1000-2500 terasa lebih padat dari sebelumnya
- Gejala valve ticking yang biasa terjadi ketika morning start berkurang

26 November.
Testimoni dari Emak sebagai penumpang: "Kok tumben kabinnya lebih senyap? Ini beneran cuma ditambah minyak goreng?"

28 November.
Update:
- Vibrasi terasa berkurang
- Semakin terdengar deru kipas visco dibanding sebelumnya
- FC sepertinya lebih efisien. Dari biasanya 15,2ltr menempuh rata2 120km menjadi rata2 140km
- Restore CAI & WI aktif di rpm 2000 sepertinya malah menahan tenaga. Malah keluar ketika di rpm 3000+

08 Desember.
Update:
Kondisi as klep masih sama dengan sebelum ditambah minyak goreng. Tidak terlihat indikasi terbentuknya sludge. Warna oli sedikit lebih terang dari sebelum ditambah minyak goreng.

20 Januari
Update:
Pada 4 Januari sebenarnya sudah dilakukan pergantian oli. Dengan kelebihan kilometer pada jumlah 233 kilometer dari seharusnya. Maaf, kelupaan difoto lagi. Tapi pada saat sebelum ganti oli, tutup head dibuka dan diperiksa kepala klep dan asnya. Residu oli menandakan adanya pengentalan, tidak seperti kondisi biasanya pada saat masa penggantian oli dimana kondisinya encer.  Pada saat oli dikeluarkan, pada bak penampung oli tampak berbuih/busa. Keterangan mekanik bengkel, kondisi demikian menandakan oli telah kedaluarsa atau kelebihan masa/jarak pakai dimana seharusnya tidak timbul busa/buih. Sebenarnya keterangan ini kontradiksi dengan pengetahuan saya, sebab pada saat oli kedaluarsa kondisinya sangat encer, kasar karena banyak gram (pengecekan dengan jari) dan tidak berbusa. Berbanding terbalik dengan kondisi di bak penampungan, oli lebih kental, gram relatif lebih sedikit dan berbusa. Hal ini menimbulkan kekhawatiran sehingga percobaan dihentikan sementara mengingat rentang pergantian oli setelah melihat riwayat termasuk pada kategori long drain. Dan kategori long drain kurang cocok untuk percobaan ini dan telah dinyatakan dalam penelitian dan pelaku percobaan sebelumnya. Kemungkinan penggunaan minyak goreng sebagai aditif akan kembali digunakan ketika masa pakai oli sudah mencapai 4000km atau mencapai 80% dari masa pergantian oli reguler.

Saturday, September 24, 2016

#PeduliGarut

Terkait dengan musibah di Garut, dari TKKC sempat mengumpulkan sumbangan dan berhasil terkumpul berupa pakaian layak pakai. Sumbangan akan disalurkan dengan bantuan dari TSC langsung ke posko pusat di Garut. Berikut foto2nya:

Sumbangan terkumpul
 

Disatukan dengan sumbangan yang lainnya


Mulai diangkut


 
 


Briefing singkat


Memindahkan ke mobil yang akan berangkat ke Garut










Serah terima dengan posko pusat di Garut


Thursday, April 14, 2016

Air vortex DIY untuk mesin 7KE

Mau cerita ah, tempo hari bikin air vortex DIY seperti di web yg pernah di share sama temen sesama penunggang kijang. lupa link nya dimana, hehehe

Oke, dimulai dengan bahan dan tools nya. berhubung ngga punya gunting plat, jadi pinjem sama bengkel las buat potong pelatnya.

Bahan disarankan pake pelat yg kuat. tipis boleh, asal kuat. Ini karena di web yang gw baca itu, ada bahan tipis yang ternyata ngga kuat menghadapi sedotan ruang mesin. Dan kalo sampe rusak tersedot ke dalam mesin, kan bisa berabe, bisa nambah biaya lagi untuk turun mesin. Disini gw pake bahan pelat aluminium bekas plat nomer polisi yang model lama. Kenapa yang model lama? Karena bahannya lebih tebal dan keras daripada pelat nopol model baru.


Berhubung gw ngga nemu penggaris buat bikin garis yang baik, maka sebagai gantinya gw pake ini:

Lantas inilah sisa tools / alat2 yg gw pake:


Langkah berikutnya, copot Throttle body dari tempatnya.




Bentuk pelat yang sudah dipotong menyerupai bilah turbin lalu lapis bagian pinggir dengan isolasi hingga seperti ini:


Tidak disarankan pakai isolasi listrik, perekatnya luntur kalo kena bensin hingga bikin bagian dalam menghitam. Sebaiknya gunakan isolasi pipa/baut.


Masukkan antara ke Throttle body dan tabung vacuum dan kencangkan seperti ini:


Pastikan kekencangan mur dan baut sebab jika terjadi kebocoran udara, rpm jadi naik.
Nggak ada perbedaan sebelum dan sesudah terpasangnya air vortex pada idle rpm. Tetapi setelah penggunaan luar kota, ada perbedaan.
Gambar berikut merupakan hasil pemakaian saat isi di Alas Roban hingga pengisian kembali di Manyar, Gresik. Metode pengisian full ke full hingga pipa jalur pengisian tangki.


Hasil diatas dengan rute perjalanan dimulai dari Alas Roban, Semarang, Demak, Kudus, Colo (Gn Muria), Pati, Rembang hingga Gresik. Topologi rute naik turun gunung dan perjalanan non tol.
Sementara pada saat air vortex dicopot untuk membandingkan, didapat hasil sedikit dibawah. Menggunakan metode pengisian yang sama, full ke full hingga pipa jalur pengisian. Dengan rute perjalanan dimulai dari SPBU Pekalongan, Brebes kemudian masuk toll hingga Serpong dengan rata-rata kecepatan 100kpj.


Nah, silakan mencoba.


****
Update 16042016
Setelah dicopot pada perjalanan kemarin, vortex dibersihkan dan diperbaiki bilahnya hingga menjadi seperti foto dibawah.




update 03-10-18
Sebagai perekat dan isolator, diganti dengan sealant. Lebih bersih dan kevakuman bisa dijaga,

update 08-06-19
Niatnya sih apgret nambahi "sprayer" buat nyemprotin air dan bensin tambahan di body vortex tapi malah bikin ngaco rpm, ritme tenaga naik turun dan knalpot jadi berasap biru tanda kebanyakan bbm. Rpm saat start dingin sangat drop dibawah 600 dan saat panas lebih dari seribu dan ketika ac ON saat dingin naik lebih dari seribu sedangkan saat panas turun ke 900. Akhirnya dicopot karena setelah lebaran ini dipake buat touring pendek. Rerouting selang doping hasilnya malah bagus, rpm balik standar dan tenaga dapet bahkan saat nanjak di rpm menengah. Ga perlu naikin rpm lebih tinggi buat dapet tenaga.

update 27-06-10
vortex di restore dalam tbs. selengkapnya lihat tulisan terbaru.

Tuesday, January 5, 2016

Angin






Masih berpikir untuk bermain?
Akan sampai kapan?
Bukankah sudah lebih dari cukup?
Tidakkah panutanmu berkata janganlah bermain-main, bersenda-gurau karena hidupmu hanya selewat sekejap?
Tidak cukupkah Tuhanmu memperingatkanmu secara berulang?
Bahwa,
"...Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau belaka, dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu...."

Bertanggung-jawablah karena kamu bukan rolling stone
Bertanggung-jawablah karena kamu bukan penakut

menjadi Cantrik yang bertanggung jawab
bukan sekedar angin lalu


Friday, January 1, 2016

Renmen Anpil

Dear,
Tidak inginkah kamu memuliakan dirimu?

Manakah yang lebih bernilai?
Mass product atau Limited?
Public Property atau Private Property?

Bukan mau menyamakan dirimu dengan yang demikian.
Sungguh. Maaf jika terlihat, terdengar demikian, namun aku belum menemukan ungkapan yang lebih baik dari itu.

Kebebasan adalah hak.
Namun,
Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki batasan-batasan.
Aturan-aturan. Sosial, Estetika, Etika....Agama.
Lantas,
Jika menafikan aturan-aturan, lalu apa bedanya dengan binatang?
Bahkan yang disebut binatang pun memiliki aturannya sendiri.

Benar seperti pepatah bilang,
"Dimana langit dijunjung, disitu bumi dipijak"
Tapi jangan pula hingga menjadi kehilangan identitas diri.

Tuhan menganugerahkan Akal dan Nurani
Seperti kuda,
Tanpa Akal maka tak bertenaga
Tanpa Nurani maka tak tentu arah
dan yang paling sering terbunuh adalah Nurani

Dear,
Tidak inginkah kamu memuliakan dirimu?
bukan menurut definisi manusia
tapi menurut Tuhan yang kamu percaya