Akankah ia mengatakan ya
Pabila kuminta ia
'Tuk menjadi temanku selamanya
Berjalan bersama dalam kehidupan
Mengarungi suka bersama
Menjalani duka bersama
Menjadi pendorong dikala mendaki
Menjadi selimut dikala dingin
Menjadi teman dikala sepi
Akankah ia mengatakan ya
Pabila kuminta ia
'Tuk menjadi pengisi dalam hatiku
Menjadi pengingat dikala lalai
Dan sesekali
Menjadi curahan hati yang terkasih
Akankah ia mengatakan ya
Menjadi kekasihku disini dan 'disana'
(Depok, 2003)
Thursday, September 23, 2010
Wednesday, September 22, 2010
cinta pada bayangan
Katakan padaku, cinta kepada siapakah yang tertinggi? Cinta kepada siapakah yang paling utama? Bisakah kita mencintai seseorang demi cinta lain yang lebih tinggi dan mulia?
Tuhan, leraikanlah dunia
Yang mendiam di dalam hatiku
Karena disitu tidak kumampu
Menghimpun dua cinta
Ataukah ini lebih merupakan pertanyaan tak terucapkan atas cinta pada diri sendiri yang begitu dalam?
Apakah kegagalan hubungan dengan orang lain karena tak bisa mencintai? Ataukah karena ketidakmampuan membina hubungan lebih jauh? Atau karena ketakutan yang tak terjelaskan? Padahal telah yakin tertambat cintanya.
Aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu
Aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau rindu
Karena langkah merapuh tanpa dirimu
Karena hati ‘tlah letih
Tanpa dirimu aku merasa hilang dan sepi
Kemana aku berjalan? Akankah seperti awan yang terbang kemana angin bertiup? Atau seperti air yang pasti mengalir dari hulu ke hilir? Atau akankah seperti batu yang tak bergerak kemanapun?
Manusia tak sendiri. Dan ia tak mampu sendirian
Peganglah tanganku dan berjalanlah di sisiku
Kepadamu aku ‘kan seperti batu
KepadaNya aku ‘kan seperti gunung
Dan membuat diriku
Tenggelamkan aku dalam malam
Tangiskan aku dalam tingkah
Tuhan, leraikanlah dunia
Yang mendiam di dalam hatiku
Karena disitu tidak kumampu
Menghimpun dua cinta
Ataukah ini lebih merupakan pertanyaan tak terucapkan atas cinta pada diri sendiri yang begitu dalam?
Apakah kegagalan hubungan dengan orang lain karena tak bisa mencintai? Ataukah karena ketidakmampuan membina hubungan lebih jauh? Atau karena ketakutan yang tak terjelaskan? Padahal telah yakin tertambat cintanya.
Aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu
Aku ingin menjadi sesuatu yang mungkin bisa kau rindu
Karena langkah merapuh tanpa dirimu
Karena hati ‘tlah letih
Tanpa dirimu aku merasa hilang dan sepi
Kemana aku berjalan? Akankah seperti awan yang terbang kemana angin bertiup? Atau seperti air yang pasti mengalir dari hulu ke hilir? Atau akankah seperti batu yang tak bergerak kemanapun?
Manusia tak sendiri. Dan ia tak mampu sendirian
Peganglah tanganku dan berjalanlah di sisiku
Kepadamu aku ‘kan seperti batu
KepadaNya aku ‘kan seperti gunung
Dan membuat diriku
Tenggelamkan aku dalam malam
Tangiskan aku dalam tingkah
Leave
Said that you would go
You're not
Said that you wouldn't come
You're back
Said that you would leave
You keep coming
Said that you stay put
You haunted me as you wish
Then how come I continue my life painless with you and pacing my line straight forward?
I want to make room the one you have left for others
Please,
For thee, thou, and me
You're not
Said that you wouldn't come
You're back
Said that you would leave
You keep coming
Said that you stay put
You haunted me as you wish
Then how come I continue my life painless with you and pacing my line straight forward?
I want to make room the one you have left for others
Please,
For thee, thou, and me
Sunday, September 19, 2010
Life puzzle
Usually people said: I don't know where to start the story. Then, just read it! If you don't understand, make your own premises. Hehe....
I'm actually looking for something that someone hold it. It's not the kind of last piece of a puzzle. No. Because she hold the puzzle it self. Or rather, she's the puzzle. I'm only the board where the puzzle placed.
The biggest problem is, how you can find the right puzzle fits the frame you had and the picture you want to make.
Sometimes you get the picture but doesn't fit the frame you had. Or, you get the puzzle done but not the picture you want.
Or even worse, you don't get both right. If you push, either you mess it up or you get messed.
So, how you get the picture done?
Do you ever heard: manual book?
Read the manual book so then you can get the picture done.
It works on your life too. Read the manual from The One who make you.
I guess, it is......
I'm actually looking for something that someone hold it. It's not the kind of last piece of a puzzle. No. Because she hold the puzzle it self. Or rather, she's the puzzle. I'm only the board where the puzzle placed.
The biggest problem is, how you can find the right puzzle fits the frame you had and the picture you want to make.
Sometimes you get the picture but doesn't fit the frame you had. Or, you get the puzzle done but not the picture you want.
Or even worse, you don't get both right. If you push, either you mess it up or you get messed.
So, how you get the picture done?
Do you ever heard: manual book?
Read the manual book so then you can get the picture done.
It works on your life too. Read the manual from The One who make you.
I guess, it is......
Patriarki
Ini yg terlihat:
dilayani, disediakan, didengarkan, dituruti. Seperti pepatah jawa: nerimo ing pandem.
Kemandirian dan kesadaran perempuan akan dirinya dianggap sebagai ancaman keberlangsungan yang justru memperlihatkan keegoisan laki2.
Sejatinya, patriarki adalah mendengarkan, melayani, memenuhi, melindungi, mensejahterakan. Dengan begitu maka layaklah laki2 disebut sebagai pemimpin. Karena pemimpin sebenarnya adalah pelayan.
dilayani, disediakan, didengarkan, dituruti. Seperti pepatah jawa: nerimo ing pandem.
Kemandirian dan kesadaran perempuan akan dirinya dianggap sebagai ancaman keberlangsungan yang justru memperlihatkan keegoisan laki2.
Sejatinya, patriarki adalah mendengarkan, melayani, memenuhi, melindungi, mensejahterakan. Dengan begitu maka layaklah laki2 disebut sebagai pemimpin. Karena pemimpin sebenarnya adalah pelayan.
Thursday, September 16, 2010
Tuesday, September 14, 2010
abcde
Entah. Ini sebuah ujian pertama atau karma karena sekian waktu telah mempermainkan hati.
Ah, tak adil rasanya jika memperbandingkan secara fisik bila salah satunya saja belum ditemui. Yang bisa ditarik ya hanya sifat-sifatnya saja yang diperoleh melalui perkataan-perkataan yang saling bertukar melalui kemayaan.
Benar ucap seorang teman. Lensa bisa mengubah paham dan kata bisa mengubah dunia. Dunia ku, dunia dia dan dunia dia. Bagaimana mengolah rasa, mencerna paham, - tidak bisa tidak - pengalaman adalah yang paling besar turut campurnya. Semoga yang terbaik menurut Tuhan yang sudi menghampiriku diantaranya.
Ah, tak adil rasanya jika memperbandingkan secara fisik bila salah satunya saja belum ditemui. Yang bisa ditarik ya hanya sifat-sifatnya saja yang diperoleh melalui perkataan-perkataan yang saling bertukar melalui kemayaan.
Benar ucap seorang teman. Lensa bisa mengubah paham dan kata bisa mengubah dunia. Dunia ku, dunia dia dan dunia dia. Bagaimana mengolah rasa, mencerna paham, - tidak bisa tidak - pengalaman adalah yang paling besar turut campurnya. Semoga yang terbaik menurut Tuhan yang sudi menghampiriku diantaranya.
Subscribe to:
Posts (Atom)